Tenang Kehidupan

Dita_lsastri8
3 min readOct 26, 2022

--

Menjalani kehidupan dengan jiwa yang tenang adalah dambaan kita semua, semua orang yang hidup dan menjalani aktivitasnya dibumi. Namun, apakah ketenangan tersebut mempengaruhi orang lain? lantas menjadi sangat kita butuhkan ? ya. Selain dengan diri sendiri, jika kita memiliki ketenangan maka, kita juga berpengaruh bagi orang lain. Dengan kepribadian yang tenang kita bisa mengendalikan suasana di lingkungan dan kita bisa melakukan banyak hal yang bisa menjadikan suasana lebih tenang.

Penguasaan diri.

Menurutku, penguasaan diri sangat berdampak bagi kehidupan seseorang jika mampu melakukannya dengan baik. Penguasaan diri adalah kemampuan dari seseorang untuk dapat mengendalikan apa yang dirasakan nya, dilakukannya secara sadar agar tidak menjadi kerugian bagi sekitarnya.

Penguasaan diri dalam berbicara misalnya, dengan mengendalikan banyak perkataan yang ingin diucapkan dari mulut. Menyadari bahwa jika ada orang lain yang akan mendengarkannya bisa jadi memiliki keterbatasan untuk mengucap karena, ‘bisa jadi ada kata yang menyinggung perasaannya’. Oleh, karena itulah dengan mengendalikan tidak sembarangan berkata kata, dalam sebuah tempat membuat kita lebih tenang, bahwa apa yang kita lakukan kita pertimbangkan, kita pikirkan, dan mengantisipasi nya dengan adanya pengendalian diri tersebut.

Memutuskan untuk tidak memiliki perasaan buruk dengan orang orang yang berperilaku buruk dengan kita

“Kekesalan dan Kebencian adalah hasil dari ketidaksadaran”. Ketidaksadaran dalam hal ini adalah tidak tahu apa yang benar benar terjadi pada diriku dan diri orang lain.

Hati yang damai adalah hati yang penuh pengertian. Tidak cepat marah pada saat “ketidakbaikan” dalam hidup datang. Diri kita saat ini merupakan hasil dari pendewasaan, pendewasaaan yang datang dari banyak nya rasa sakit yang pernah dialami, dari sejumlah kekecewaan yang dihantarkan oleh orang lain ke dalam kehidupan kita masing masing.

Pada waktu waktu yang sekarang ini aku lebih merasakan kedamaian dengan diriku dan orang orang disekitar ku. Merasakan ketenangan dalam pengertian. Tidak ada yang tidak baik, semua direncanakan untuk kemuliaan. Inilah kesadaran, kesadaran sangat menentukan respon kita terhadap kehidupan. Semakin kita sadar akan semakin mudah dalam menjalani kehidupan. Ketenangan yang sangat mendalam dapat kita rasakan tatkala kita mengerti bahwa apapun yang telah terjadi memang harus terjadi.

Orang yang tidak tahu akan mengalami sangat banyak sakit hati, why? Ya, karena yang terlihat hanya apa yang terjadi dihadapan, didepan mata kepala kita sendiri. Tanpa mencari tahu apa yang terjadi diluar itu semua.

Pengetahuan dan pengertian sangatlah berbeda dalam derajat kedalaman. Tahu sekadar pikiran yang menyimpulkan sebuah informasi. “dia menyakiti hatiku dengan ucapan nya yang ringan tadi” “tapi, bisa jadi dia sedang memiliki masalah dengan orang orang tertentu sehingga membuat moodnya kurang baik, yasudahlah aku maafkan mungkin dia tidak sengaja”. Dengan pikiran kita seperti itu tentu akan mempengaruhi rasa sakit diawal tadi, pasti berkurang walaupun sedikit ya…

Lantas, bagaimana agar kita tidak sakit hati? Harus ada pengertian. Rasa pengertian akan membantu kita menopang rasa rasa sakit hati yang muncul dengan seiring kegiatan kita sehari hari. Pengertian bahwa kita memikirkan keadaan orang lain, memposisikan diri seperti orang lain.

Aku juga sering menyakiti hati orang lain, baik secara sadar maupun tidak sadar, baik sengaja maupun tidak sengaja. Sampai waktu ini pun aku masih berharap bahwa semua orang yang pernah kubuat sakit hatinya mampu memaafkan apa pun yang kulakukan, dengan memiliki pengertian mereka akan mau memaafkan aku. Karena, akupun bukannya berniat dan bertindak seenaknya.

Apapun jalanNya, melakukan nya dengan keiklasan hati

Ketetapan yang Tuhan berikan dalam bagian hidup kita masing masing, kadang menguras hati dan bertanya mengapa, kenapa, apalagi jika banyak lika likunya. Namun, diatas semuanya itu keiklasan hati untuk menerima ketetapan ketetapan tersebut lah yang harus kita miliki. Berharap bahwa setiap hal adalah baik dan telah diaturkan untuk layak dan memberikan kekuatan untuk kita. Sehingga dengan rasa iklas, kita hidup lebih tenang, bahagia dan hanya menyerahkan semuanya bahwa sang pencipta punya kehendak baik.

Dengan begitu kita akan merasakan ketenangan, untuk menjalani kehidupan dengan lika likunya, dan iklas untuk setiap ketetapanNya. Hati yang tenang menjadikan kita lebih percaya diri bahwa semua yang telah terjadi, sedang terjadi dan yang akan terjadi adalah hal hal berarti.

Orang yang tidak iklas adalah orang yang meragukan keinginan Tuhan untuk menggantikan semua kehilangan yang ia alami. Jangan mengejar kesempurnaan tetapi, kejarlah kebaikan

--

--

Dita_lsastri8
Dita_lsastri8

Written by Dita_lsastri8

Aku senang berbaur dengan kata, itulah mengapa aku sering merangkai tulisan dengan apa yang kualami disetiap hariku. Aku senang membagikannya <3

No responses yet