Menerima diri dan merawatnya
Setelah waktu lalu aku berulang tahun ke 22 tahun, tepatnya ditanggal 08 April 2023 aku ingin sekali menulis untuk diriku, tetapi tertunda beberapa kali karena beberapa kegiatan.
Hai, akhirnya aku punya ketenangan, waktu, untuk kembali menulis disini. January, Februari, Maret, April yang sudah dijalani tahun ini sangat menguras energi secara fisik pun mental. Ketika mengawali tahun 2023 lalu aku sudah berjanji pada diriku bahwa orang yang paling harus disayang adalah ‘diriku sendiri’. Karena sangat tidak mudah teman teman untuk aku bisa survived hingga waktu ini, aku banyak menerima masa masa sulit diwaktu lalu, secara beruntun, bahkan disaat masa sulit itu keluargaku juga tidak berkontribusi untuk melalui masa sulit itu tetapi juga menambah. Aku bahkan sempat berpikir ‘what?’ seperti berada didalam lingkungan yang segala sudutnya itu sedang mengerucut lancip dan siap menikam diri ini.
Tapi apakah aku bisa melalui itu ? iya benar masa masa sulit waktu lalu dapat terlalui dan belajar dari hal itu pun jika ada keadaan sulit lagi yang datang batinku lebih siap alias tidak panikan, bahwa ini bukan pertama kalinya. Disini aku tidak mengatakan bahwa hanya aku yang memiliki masa sulit ya.. Bagian dari proses kehidupanku untuk selalu bertumbuh adalah dengan waktu lalu, aku berdamai dengan diriku, menerima hal hal yang menyakitkan untuk aku hadapi, tidak aku buang, tidak aku hapus dari jalan hidupku tetapi menjadikannya part of my life.
Aku memberanikan diri untuk terus menemukan diriku, agar tidak hilang tidak perduli aku jatuh berulang, tapi aku tetap memilih hidup dan menerimanya. Lagipula, aku menyadari masalah akan terus berdampingan karena kita adalah manusia, tempatnya segala problema hidup bersarang. Jadi, anggap saja sedang belajar tangguh untuk hal hal yang lebih besar didepan sana…
Aku menerima diriku dengan elemen kebahagiaan, kesedihan, kekecewaan, kelalaian atau kegagalan didalamnya, karena hidup sebaik baik yang diupayakan tidak selalu menjadi teladan bagi orang banyak. Hidup ini pilihan bukan? tidak apa apa menjadi orang yang pemilih, karena dengan memilih apa saja, itu yang akan kita pertanggung jawabkan. Sudut pandang berbeda, kebutuhan berbeda, atau hingga pola pikir juga berbeda yang membuat banyak terjadi perdebatan namun, itu tidak salah jelassss, karena kita punya perbedaan.
Aku tidak senang membaca buku, tetapi aku senang membaca buku jika konten didalamnya menarik niatku untuk membacanya. Just simple, aku suka aku baca bukunya, aku tidak suka, maka aku mencari buku lain atau tidak membaca buku. Aku tahu apa yang aku butuh dan aku mencari hingga menemukannya. Dalam hidup juga, apabila setiap hari berlalu dengan hal hal yang selalu menyenangkan bagaimana kita bertumbuh ? sejatinya karna kita bisa melewati tahap menuju tahap berikutnya disaat itulah kita bisa take action you have just to do dan membuat kita mengenal pola pikir kita sehingga dari sana timbul kebutuhan bahwa kita harus bisa mengambil keputusan, dan menjalani hidup dengan keputusan yang kita buat.
Bagaimana kita menerima diri sendiri ?
Menjadi apa kita hari esok memang masih misteri, tetapi kabar baiknya kita bisa mempersiapkan hari ini untuk menyambut esok. Menjalani hari ini sebaik mungkin adalah upaya kita dan semua didasari kesadaran. Menerima diri artinya kita berani memutuskan banyak aspek untuk terjadi didalam hidup, mengakui keberadaaan hidup kita ini dengan nilai, atau kelemahan yang dimiliki. Aku termasuk seseorang yang tidak sulit untuk mengambil keputusan, contohnya dalam hal berteman. Aku mengenali diriku jika berteman dengan orang lain aku pasti bercerita banyak, berbagi, dan sejauh mengenal diri sendiri aku effort buat teman, orang, yang dekat denganku. Basically, aku tau aku punya value dalam berteman, selanjutnya bagaimana aku bisa memutuskan dengan siapa aku akan berteman, melakukan hal yang kusebutkan diatas tadi. Dari antara banyak orang, mungkin aku memutuskan hanya lebih dekat dengan beberapa orang, dan jika pertemanan terjalin, menemukan kecocokan dan akan berlanjut namun, sebaliknya kita tidak perlu melakukan sesuatu karena terpaksa. Nah, penerimaan ku terhadap diriku adalah mengenali diriku, dari pengenalan itu justru aku akan memutuskan dengan siapa aku berteman, jadi proses penerimaan diri sesimpel we know that we are valuable.
Jika sewaktu waktu kita dikecewakan dari keputusan yang kita ambil, rasanya lebih matang untuk tidak marah dengan siapapun. Menerima diri bahwa kita bukan pertama kali menerima kekecewaan, baik itu penolakan, kebencian atau kegagalan. Kemampuan merima diri dapat meningkatkan fokus kita melakukan sesuatu, karena tidak harus membuang buang waktu untuk mencari validasi tentang hal hal baik yang dilakukan, atau penjelasan untuk menceritakan dari 0 perihal suatu hal. kita cukup diri untuk mengiklaskan semua terjadi. Maka, jika ada hal hal yang berlebihan dan cukup mengancam ketenangan diri sebaiknya atur tingkat toleran lebih dahulu sampai dimana sesuatu dapat toleran hingga tidak ada toleransi lagi.
Lalu, Bagaimana merawatnya ?
Dengan menerima diri, kita lebih nyaman menjadi diri sendiri.
Merawat diri dengan love your self. Dengan mengetahui tingkatan kita dengan value yang dimiliki. Kita harus merawatnya dengan meningkatkan kepercayaan diri, memberikan afirmasi positif untuk dalam diri, dengan begitu kita dengan mudah memancarkan kehidupan yang lebih baik. Merawat penerimaan diri tidak mudah, karena seringkali ketika kita dalam keadaan terhimpit berbagai masalah, justru kita akan mudah terlepas dari penerimaan diri karena, kita menjadi kehilangan diri dan akhirnya tidak mencintai diri lagi. Kita akan berfokus mencari validasi, menyenangkan orang, sulit menolak dan tidak berani keluar dari zona nyaman. Jadi, orang senang bersama kita lalu kita merasa baik baik saja, hingga suatu waktu orangnya pergi kita tidak bisa hidup karena tidak ada yang membersamai kita.
Cobalah, berani melakukan sesuatu, memutuskan sesuatu, bertindak dengan jujur. Maka akan banyak yang membencimu, tetapi tidak semua dan orang yang sedikit itu biasanya orang yang sama dengan kamu, yaitu jujur.
If anyone is reading this, i hope you’re doing well. The world out there is just crazy, try to relax a bit and remember you’re not alone. ❤