Lihatlah lebih dekat

Dita_lsastri8
3 min readSep 29, 2022

--

hai, apa kabar mu hari ini?

Hal indah akan jauh lebih lama melekat di dalam hati kita.. itulah sebabnya kita lebih antusias untuk hal hal indah yang boleh kita jalani di dalam hidup

Mungkin, banyak kejadian yang telah mengubah kita.. mungkin banyak hal yang telah memberi kita ruang untuk boleh mengerti banyak hal. kita harus menyadari bahwa jalannya kehidupan tak luput dari rasa pahit, luka, kecewa dan juga kegembiraan. Itu juga yang sedang aku jalani di waktu waktu sekarang ini. Setelah tahu lebih iklas untuk jalan hidup diperkuliahan saat ini, tidak wisuda tahun ini, menjelaskan pelan pelan ke orangtua, dan bersepakat kepada diri untuk tetap melanjutkan perjuangan. Akupun telah melewati banyak kesulitan diawal, namun hanyut beberapa waktu saja lebih ke meratapi semua nya dari awal, akan impian dan tujuan yang belum tercapai. Tapi, selanjutnya aku tetap bangun, aku tidak semena mena tidur dalam kegagalan ini.

pelan pelan… aku menerima semua.. pelan pelan, aku bisa menghela nafas bahwa ini bukanlah hal buruk, aku hanya tertunda sedikit lebih lambat dari teman temanku… aku sangat takjub untuk setiap perjuangan orang orang di kampus ku ini, ini sangat memotivasi sehingga aku harus bisa dan tiba diwaktu ini secepatnya

Lihatlah lebih dekat…

Teman, ada waktu dimana kita mengagumi kebaikan kebaikan yang diberikanNya. Tertunda bukan berarti kita tak kan memiliki kesempatan lagi dengan hal kebaikan lainnya. “waktu akan membawa kita sembuh” pelan pelan saja.. jangan buru-buru mari kita lihat segalanya lebih dekat.

lebih dekat dengan aku, mengapa aku harus ditempat ini? karena, aku mendaftar dikampus ini tentunya, aku di tolak snmptn, sbmptn, dan vokasi. Kampus ini yang menerimaku, dan aku mau ditempat ini. Pesan yang ingin kusampaikan adalah bahwa, cobalah banyak hal agar ketika sebuah keputusan kau ambil rasa sakitnya tertanggungjawabi dengan tidak akan menyerah dengan jalannya. Jika, waktu lalu aku tidak mencoba jalur ketiga yang kusebutkan diatas, barangkali aku tidak sekuat ini bertahan ditempat ini. Lantas kenapa aku tidak bagus secara akademik? selain menjadi manusia yang apa adanya, akupun disini akademiknya seadanya, pokoknya syarat syarat bisa dipenuhi agar tidak terjadi sistem drop out, jadi aku tidak gila dan ambis dalam belajar. Tapi, aku memiliki ketertarikan dibidangku saat ini sehingga seapa adanya pun aku belajar aku tetap menyelesaikan nya dengan baik dan cukup. Jadi tetap selamat, tapi tidak mahasiswa yang seambis ambisnya belajar akademik. aku biasa, ilmuku di rata tengah, dan keinginanku tidak setajam pisau, aku lebih menikmati jatuh bangun ku dan berusaha sebisaku tanpa harus melibatkan kecurangan, yang membuatku takut. Jadi apa yang aku bisa? aku bisa banyak, aku suka semua hal berbau leadership, friendship, dan funny berbicara hal hal yang menarik bagiku, sangat cepat menghabiskan waktu. aku bahkan bisa membuat mu jatuh cinta padaku, heheheheh justjokes. Jadi mengapa aku gagal? hemm aku mungkin gagal diwisuda tahun ini,tidak tepat waktu, tapi kan.. bukan berarti jalan jalan didepanku semuanya gagal.. aku hanya tertunda sedikit lebih lama dari teman temanku.. aku melihat ini justru sebagai peluang, peluang untuk mengabadikan perjuangan, menambah pelajaran hidup, mengajarkan kesabaran yang sebenarnya, dan menantikan kebaikan kebaikan Tuhan lainnya. Lagipula, aku cukup melakukan hal-hal yang tidak melenceng selama ini jadi, hanya karena tidak selesai tepat waktu bukan berarti aku tidak serius belajar selama ini. Belajar juga ada seninya, belajar kehidupan atas semua upaya bertahan itulah seninya :D

mari kita lihat lebih dekat, apa makna nya, apa peluangnya, apa hal hal baiknya, mari kita lihat lebih dekat, mengapa, kenapa, lalu harus bagaimana.. agar kita mengerti jika hal baik dihasilkan atas segala upaya, agar kita mengerti jalan kita tak selalu sama, agar kita mengerti toleran dari kehidupan yang kita set dari awal bahwa, ada masanya semua tidak sejalan dengan doa dan harapan kita, tapi sejalan dengan waktu yang ditentukanNya. Dengan begitu… kita masih dapat melihat keluarga, sahabat, rekan sebagai upaya pendorong untuk kita tetap ‘bertahan sedikit lagi’ dan tentunya ‘diri kita ini’ akan kita sadari dan pandang lebih berharga, sangat berharga. Iman dan Kepercayaan kita pun akan selaras melakukannya. Karena masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang (amsal 23:18) bahkan ayat ini menjadi bukti dijanjikannya hari depan penuh harapan.

Kamu, dan aku adalah satu dalam jiwa yang berjuang demi hari depan. Semangat, mari kita lalui, dan mari kita lihat lebih dekat, selalu ada alasan atas sebuah kejadian, peristiwa, kita hanya perlu percaya diri melakukan yang baik dan mengikuti kata hati…

kutipan buku yang sempat kubaca

--

--

Dita_lsastri8
Dita_lsastri8

Written by Dita_lsastri8

Aku senang berbaur dengan kata, itulah mengapa aku sering merangkai tulisan dengan apa yang kualami disetiap hariku. Aku senang membagikannya <3

No responses yet